6 Tips dan Saran Agar Tetap Aman Bagi Pasien Sakit Jantung Saat Traveling

6 Tips dan Saran Agar Tetap Aman Bagi Pasien Sakit Jantung Saat Traveling
6 Tips dan Saran Agar Tetap Aman Bagi Pasien Sakit Jantung Saat Traveling. Traveling tentu bukan hanya untuk orang-orang sehat saja. Mereka yang memiliki penyakit termasuk jantung juga bisa traveling ke tempat yang disukai.

Bahkan menurut sebuah penelitian, traveling dapat menurunkan risiko serangan jantung. Bagi para pasien jantung yang ingin melakukan traveling, berikut ini ada saran dari dr. John Paul Vavalle yang layak disimak:

1. Minum obat yang Anda butuhkan

Membawa obat yang diperlukan dan memastikan Anda memiliki cukup persediaan obat saat traveling tentu akan sangat membantu. Namun jika Anda tidak bisa menyiapkan persediaan obat yang cukup, anda bisa membawa resep yang memungkinkan untuk ditebus di tempat tujuan traveling.

2. Luangkan waktu untuk berolahraga

Aktivitas fisik adalah komponen kunci untuk gaya hidup sehat bagi para pasien jantung. Jika Anda melakukan perjalanan dengan pesawat atau naik mobil dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya sempatkan berjalan-jalan pendek setiap 30 sampai 60 menit.

3. Minum banyak air

Pastikan minum banyak air selama Anda melakukan perjalanan dengan pesawat atau mobil dalam waktu yang cukup lama. Pasalnya, dehidrasi dapat menyebabkan pembekuan darah.

4. Jaga pikiran tetap tenang

Menjaga pikiran tetap tenang merupakan salah satu gaya hidup sehat bagi para pengidap sakit jantung. Cobalah untuk sampai ke bandara lebih cepat sehinga Anda tidak terburu-buru jika menemukan antrean yang panjang.
\
banner free member 300 x 250

5. Miliki nomor ponsel dokter yang bisa dihubungi

Dr. Vavalle merekomendasikan agar Anda selalu menyimpan nomor dokter di ponsel pribadi. Hal ini bertujuan agar Anda tetap bisa melakukan konsultasi saat melakukan perjalanan.

6. Dengarkan keluhan tubuh Anda

Kebanyakan penderita jantung saat traveling menunda kesempatan untuk mencari bantuan medis karena takut mengganggu waktu liburan mereka. Padahal, hal itu sangat berbahaya bagi sang pasien.

0 comments:

Post a Comment